Kompetisi Belum Berakhir!
Andi Abdullah Sururi – detikSport
Shanghai – Balapan dalam kondisi wet and dry menghasilkan drama seru. Kompetisi belum berakhir setelah Lewis Hamilton gagal finis dan Kimi Raikkonen serta Fernando Alonso menjaga peluangnya.
Pada balapan seri ke-16 di sirkuit Shanghai, Cina, Minggu (7/10/2007), Hamilton membuang kesempatan mengunci titel juara gara-gara stuck di gravel di areal pitlane di lap 31. Padahal saat itu ia dalam posisi bagus untuk mengubur kans juara bertahan yang juga rekan McLaren-nya, Alonso.
Out-nya pembalap muda Inggris membuat Raikkonen tampil sebagai pemenang lomba dan Alonso runner up. Dengan perubahan poin yang terjadi, maka siapa yang akan tampil sebagai juara dunia bakal ditentukan di seri pamungkas di Interlagos, Brasil, dua pekan mendatang.
Saat ini Hamilton masih memimpin dengan 107 poin, dikuntit Alonso (103) dan Raikkonen (100). Jika Alonso dan Raikkonen wajib menang, maka Hamilton cukup finis di posisi lima besar untuk memastikan gelar juara.
Sementara itu podium ketiga balapan hari ini diduduki Felipe Massa, partner Raikkonen di tim Ferrari. Catatan sensasional dicapai Toro Rosso kedua pembalap mereka, Sebastian Vettel dan Vitantonio Liuzzi memperoleh poin! Sejak tim ini masih bernama Minardi pun tak pernah mereka mencapai prestasi seperti ini.
Vettel adalah yang paling fenomenal karena finis di tempat keempat — terbaik dalam musim debutnya –, sedangkan Liuzzi menduduki tempat ketujuh. Jenson Button (Honda) kebagian empat poin, lalu sisanya adalah Nick Heidfeld (BMW) dan David Coulthard (Red Bull).
Jalannya balapan
Hujan yang turun menjelang lomba membuat para pembalap menggunakan ban intermediate. Dalam rintik-rintik air yang turun dari langit Hamilton meluncur mulus dalam start-nya. Alonso menyodok Massa di tikungan pertama dan kedua, tapi Massa merebut kembali posisi ketiga di tikungan berikutnya, sementara Raikkonen bertahan di belakang Hamilton.
Ralf Schumacher spin di akhir korner pertama, Rubens Barrichello dan Antony Davidson bersenggolan di lap kedua. Keduanya sempat terdampar di pinggir trek, tapi masih bisa lanjut.
Performa mengesankan dicatat Red Bull dan Toro Rosso. David Coulthard mampu menduduki posisi lima besar, sedangkan Vitantonio Liuzzi dua tempat di belakang pembalap veteran Skotlandia itu, sejak start di urutan ke-11. Sebastian Vettel pun sudah merayap ke posisi 11 dari 17.
Sementara itu hujan masih turun di sebagian sirkuit, tapi kering di beberapa bagian lain. Di lap keempat selisih waktu Hamilton dan Raikkonen 2,4 detik. Liuzzi makin baik saat menyalip Nick Heidfeld untuk merebut posisi kelima. Vettel pun menyalip indah Heikki Kovalainen dan menduduki tempat ke-10.
Di lap 10 sebagian besar trek mulai mengering, tapi para pembalap belum berani mengganti ban karena masih ada bagian yang basah dan beberapa kali tersiar prediksi hujan akan turun lagi. Di lap 12 Hamilton terus menjauh dari Raikkonen, sudah berjarak tujuh detik! Davidson menjadi pembalap pertama yang out setelah nyasar ke luar trek dan tak bergerak lagi.
Di lap 15 Hamilton masuk pitstop tapi tak ganti ban, hanya menambah bahan bakar selama 6,8 detik. Efeknya ia turun ke posisi keempat. Tapi posisi terdepan kembali ia pegang setelah berturut-turut Massa, Alonso, dan Raikkonen juga masuk pitstop — hanya mengisi bahan bakar.
Mark Webber menjadi pembalap pertama yang mengganti ban ke kering. Prediksi memang akan hujan, tapi cukup lama sekitar 6-10 menit lagi. Alex Wurz dan Robert Kubica juga menyudahi pemakaian ban intermediate, dan tim-tim lain tampak mulai mengeluarkan ban-ban keringnya. Di lap 26 Massa melakukan itu.
Sementara Hamilton agak slip sehingga dipepet Raikkonen. Di trek start yang masih basah Adrian Suttil dan Ralf melintir, dua-duanya out. Raikkonen nyaris mengambil Hamilton, yang lagi-lagi sempat melebar. Tampaknya kondisi trek yang basah-kering menjadikan balapan seperti lotre.
Di lap 28, setelah beberapa kali slip dan melebar, Hamilton harus merelakan tempatnya direbut Raikkonen. Performa rookie itu bahkan terus menurun. Alonso pun tahu-tahu sudah menguntitnya di posisi ketiga dengan selisih dua detik.
Di lap 31 petaka Hamilton terjadi. Saat memasuki pitlane ia melebar dan kebablasan masuk gravel. Walaupun mesin masih menyala, tapi ia kesulitan membelok dan bergerak. Beberapa petugas yang membantu mendorong pun tak kuat untuk memindahkan MP4-22 itu. Setelah sekitar setengah menit Hamilton menyerah. Ia keluar dari mobilnya.
Berhentinya Hamilton membuat kompetisi “hidup” lagi dengan Raikkonen berada di depan dan Alonso berada di tempat kedua. Sampai balapan berakhir pun posisi tersebut tidak berubah. Alhasil, tidak hanya duo McLaren, Raikkonen pun masih punya peluang untuk menjadi juara.
Hasil GP Cina:
1. Raikkonen Ferrari (B) 1h37:58.395
2. Alonso McLaren-Mercedes (B) + 9.800
3. Massa Ferrari (B) + 12.800
4. Vettel Toro Rosso-Ferrari (B) + 53.500
5. Button Honda (B) + 68.600
6. Liuzzi Toro Rosso-Ferrari (B) + 73.600
7. Heidfeld BMW Sauber (B) + 74.200
8. Coulthard Red Bull-Renault (B) + 80.700
9. Kovalainen Renault (B) + 81.100
0. Webber Red Bull-Renault (B) + 84.600
11. Fisichella Renault (B) + 86.600
12. Wurz Williams-Toyota (B) + 1 Lap
13. Trulli Toyota (B) + 1 Lap
14. Sato Super Aguri-Honda (B) + 1 Lap
15. Barrichello Honda (B) + 1 Lap
16. Rosberg Williams-Toyota (B) + 2 Laps
17. Yamamoto Spyker-Ferrari (B) + 3 Laps
Fastest lap: Massa, 1:37.454
Tidak finis:
Kubica BMW Sauber (B) lap 34
Hamilton McLaren-Mercedes (B) 31
R.Schumacher Toyota (B) 26
Sutil Spyker-Ferrari (B) 25
Davidson Super Aguri-Honda (B) 12

